Sunday, April 3, 2011

Elektronika Digital

Elektronika Digital adalah ilmu yang mempelajari sistem elektronik yang menggunakan signal digital melalui penerapan logic Low (0) dan logic high (1). Logic ini diambil berdasarkan tegangan (beda potensial) antara GND (0 Volt) dan VCC (5 Volt untuk IC TTL dan 12 Volt untuk IC CMOS).

Elektronika digital merupakan aplikasi dari aljabar Boolean yang digunakan pada di berbagai bidang elektronik seperti komputer, HP, dan berbagai perangkat elektronik lain. Dalam Elektronika digital tidak ada istilah tegangan negatif seperti halnya elektronika analog tetapi hanya dikenal 3 kondisi yaitu Low (0), High (1), dan high impedance di mana tidak ada hubungan antara input dan output.

Untuk dapat beroperasi sebuah system elektronika digital, power supply yang digunakan harus benar-benar stabil sesuai spesifikasi IC digital yang dipakai misalnya untuk IC TTL 74XX harus dicatu dengan tegangan input DC 5 Volt stabil, IC CMOS 40XX harus dicatu dengan tegangan DC 5-12 Volt stabil.

Dalam sistem elektronika digital, penyususnan sebuah perangkat tidak bisa terlepas dari gerbang logika yaitu gerbang-gerbang (gates) yang diintegrasikan dalam sebuah komponen IC (Integrated Circuit) yang sebenarnya merupakan susunan dari komponen-komponen elektronika seperti transistor dan resistor.

Gerbang-gerbang logika mempunyai karakteristik, cara kerja, dan tabel kebenaran tersendiri yang dapat dipakai sesuai kebutuhan. Output gerbang dapat berupa perkalian, penjumlahan, atau gabungan dimana penyelesainya dapat dilakukan dengan cara Van De Morgan atau K-Map (Karnough Map).

Berikut adalah contoh gerbang-gerbang logika dasar yang sering dipakai, jumlah input dan output tergantung tipe IC Digital yang dipakai. Simbol input biasanya berupa notasi huruf A, B, C, D1, D2, D3, Dn, dan seterusnya. Simbol output ditulis dengan notasi "F", "Y" atau "Q". Notasi Low ditulis "L" atau "0", notasi High ditulis "H" atau "1".

Gerbang AND (AND Gate)
Output merupakan hasil perkalian dari input.
Gernang AND

Gerbang OR (OR Gate)
Output merupakan hasil penjumlahan dari input
Gerbang OR

Gerbang NOT (NOT Gate)
Output merupakan kebalikan (inverter) dari input
Gerbang NOT

Gerbang NAND (NAND Gate)
Output merupakan inverter dari perkalian input
Gerbang NAND

Gerbang NOR (NOR Gate)
Output merupakan inverter dari penjumlahan input
Gerbang NOR

Gerbang XOR (XOR Gate)
Output merupakan gabungan dari penjumlahan dan perkalian input.
Gerbang XOR

Arsip